Selasa, 05 Mei 2015

Pilah Pilih Investasi yang Aman dan Halal

Hai Guys,, Pernah ga sih merasa gaji kalian besar tapi akhir bulannya tetap habis ga bersisa? Trus kalo dihitung-hitung pengeluarannya kok secara total ga sampe menghabiskan gaji, tapi fisik uangnya sudah ga ada,, nah lho.. sisa duitnya kemana itu?


Hal ini sangat sering Aku rasakan. Padahal Aku dan Hunhun (Suami) bekerja dan duit bulanan pun dari Hunhun. Tapi tetep gajiku selalu habis setiap bulannya. Aneh kan ya?? 

Akhirnya berdasarkan pengalaman tersebut, Aku harus segera belajar mengatur keuangan. Mau sampai kapan kaya gini terus. Bisa-bisa kalau ada keadaan darurat kami tidak punya simpanan sama sekali. Ujung-ujungnya tergantung sama orang lain alias utang. Cape dech,,

Mengatur keuangan adalah mengelola gaji yang kita terima agar semua kebutuhan dapat terpenuhi. Tidak hanya kebutuhan masa kini tetapi juga masa depan. Menurut pakar keuangan, setiap kita menerima gaji, maka langsung dibagi ke beberapa pos pengeluaran. Pos pertama dan yang diutamakan adalah pos kewajiban atau utang. Keluarkan untuk membayar utang terlebih dahulu, seperti cicilan rumah, kendaraan, dll. Pos kedua adalah tabungan/investasi, sisihkan beberapa persen dari gaji kita untuk tabungan/investasi masa depan. Sisanya pos ketiga adalah pengeluaran bulanan untuk kehidupan sehari-hari. Urutannya tidak boleh kebalik jika ingin hidup aman dan tentram dengan gaji berapapun.

Akupun sudah melakukan pos yang pertama, namun untuk pos yang kedua sepertinya harus segera dibiasakan mengingat belum ada alokasi kesana sehingga uangnya terpakai semua untuk pos yang ketiga.. heuheu.. emang benar kata pakar keuangan juga kalo nyisihin tabungan nunggu ada sisa dari uang bulanan ga bakal dapet deh.. coz manusia ga ada puasnya.. hehehe

Akupun mulai mencari tau untuk pos kedua apakah dialokasikan ke tabungan atau investasi ya?
Akupun  memilih Investasi bukan Menabung untuk menyimpan uang gajiku. Karena menabung dalam bentuk uang di Bank sudah diakui banyak orang justru mengurangi nilai uang Kita. Karena bunga Bank yang Kita dapatkan tidak lebih besar daripada laju inflasi. Selain itu bunga bank juga termasuk Riba yang harus dijauhi. Alasan yang lebih pribadi adalah selama uang itu masih ada di ATM, Aku ga betah untuk selalu menariknya dari mesin ATM setiap ada keperluan. Jadi menyimpan uang di Bank bukan pilihan yang tepat untuk menyimpan gaji. Investasi walaupun ada resiko untung dan rugi tetap menjadi pilihan banyak orang sampai saat ini. Tinggal pandai-pandainya Kita dalam memilih jenis investasi.

Selanjutnya Aku mencari investasi yang tidak saja aman tetapi juga halal menurut Islam. Biar barokah gitu hasilnya..sedikit tapi barokah lebih baik daripada banyak tapi tidak barokah. Harta yang tidak barokah tidak akan menambah manfaat buat kita. Justru sering hilang tak berbekas bahkan berdampak negatif untuk diri kita.

Ada beberapa macam investasi yang Aman dan insyaAllah Halal yang bisa dipertimbangkan. Aman disini pengertiannya adalah yang menyelenggarakan dapat dipercaya, transparan, cepat dan mudah ketika hendak menarik uang yang disimpan. Sedangkan Halal pengertiannya adalah bidang investasinya sesuai kaidah islam, tidak merugikan salah satu pihak, akad dan kepemilikannya jelas. Bahkan investasi ini bisa menjadi syiar Islam juga lho.. Mantap kan? Selain investasi kita juga dapat pahala syiar islam

Kebetulan investasi yang akan dijelaskan disini semua disediakan oleh geraidinar.com. Aku bukan bermaksud promosi lho, tapi sekedar sharing pengalamanku berinvestasi disini. Suka syukur.. Ga Suka ya diabaikan saja.. hehehe. Lagipula sebelum memutuskan untuk berinvestasi di Gerai Dinar Aku mencari tahu dulu reputasi dari Gerai Dinar dan pemiliknya. Alhamdulillah Aku tidak menemukan hal negatif. So ga ragu lagi untuk mempercayakan investasiku di Gerai Dinar.

Ada beberapa investasi yang bisa dipilih di gerai dinar
1. Investasi Dinar (M-Dinar)
2. Investasi Kambing (Lambbank)
3. Investasi Pohon (iGrow)

Koin Emas Dinar
Kalau dinar mungkin kalian sudah pernah dengar, Secara garis besar hampir sama dengan membeli logam mulia. karena dinar pun berupa koin emas 22 karat seberat 4,25 gram. Di Gerai Dinar, kalian dapat membeli dengan mencicil sesuai kemampuan dengan cicilan terkecil setara dengan 0.1 dinar. Pilihlah investasi dinar atau logam mulia untuk investasi jangka panjang. Karena untuk jangka pendek kurang menguntungkan mengingat adanya selisih harga jual dan harga beli. Keuntungan investasi ini bisa didapatkan dari trend kenaikan harga emas dari tahun ke tahun. Namun hal tersebut juga tergantung situasi sosial politik. Rata-rata emas akan naik jika dolar melemah
Emas atau Dinar – mata uang yang disebutkan namanya di dalam Al-Qur’an – insyaAllah akan tetap bisa menjadi alat tukar (medium of exchange), satuan nilai (unit of account) dan penyimpan nilai (store of value) – mata uang hakiki hingga akhir jaman. So ga ragukan sama wahyu Allah.. insyaAllah kita akan selamat menyimpan uang dalam bentuk emas atau dinar dibandingkan uang kertas yang tergerus inflasi terus menerus

Lalu bagaimana dengan kambing dan pohon?? Unik kan ya? 
Lambbank Role
Hehe kalo kambing ya kita invest tetap dalam bentuk uang yang akan diconvert menjadi satuan ekor kambing. Kalian bisa membeli dengan mencicil sesuai kemampuan dengan cicilan terkecil setara dengan 0.1 Domba/Kambing. Selanjutnya kalian bisa menjual kembali domba atau kambing milik kalian kapan saja semudah pencairan uang di bank. Kalian juga bisa menitipkan pemeliharaannya ke pengelola Lambbank untuk diambil hasilnya dari pertambahan berat maupun peranakan setelah waktu tertentu. berdasarkan pengalaman lambbank selama lima tahun, bagi hasil bersih domba atau kambing di peternakan lambbank  berkisar antara 15 % sampai 20 % per tahun
Pilihlah investasi ini untuk investasi jangka panjang minimal 1 tahun karena untuk jangka pendek kurang menguntungkan mengingat adanya selisih harga jual dan harga beli. Keuntungan investasi ini bisa didapatkan dari pertambahan berat maupun peranakan kambing setelah waktu tertentu



iGrow mengintegrasikan seluruh resources yang diperlukan untuk tumbuhnya sebuah pohon produktif – mulai dari bibit sampai panennya kelak. Di sistem iGrow kalian dapat menanam pohon bahkan bila kalian tidak memiliki tanah dan resources apapun. Melalui sistem Sertifikat Kepemilikan Pohon (SKP)di I-Grow, kalian dapat memiliki pohon-pohon produktif kalian sendiri tanpa harus membeli lahannya.Sistem supervisi dan administrasi di iGrow memungkinkan pohon/kebun Anda dikelola para profesional di bidangnya. Sebagai sponsor atau investor kalian menyediakan dana untuk ditanamnya satu atau sejumlah pohon yang Anda minati.Setiap sponsor memiliki bukti berupa Sertifikat Kepemilikan Pohon (SKP) yang didalamnya menjelaskan pohon apa yang disponsorinya, lengkap dengan lokasi, jumlah dan siapa yang mengelola pohon-pohon tersebut atau operatornya. Setelah panen, bagi hasil bersihnya adalah hasil rata-rata pohon sejenis yang dikelola di kebun yang sama dikurangi dengan biaya-biaya langsung yang terkait pohon tersebut. Bagi hasil bersih ini kemudian secara umum dibagikan ke pengelola (40 %), sponsor (40%) dan independent surveyor/supervisor dan administrator iGrow 20%, secara khusus - kasus-per kasus bisa saja disepakati terpisah. Untuk tanaman per musim akan diperhitungkan juga kasus per kasusnya tergantung dari jenis tanaman, panjang pendeknya musim tanam sampai panen dan tingkat kesulitan penanamannya.

Guys,, Selain manfaat finansial yang bisa diperoleh ketika pohon mulai panen – bila tidak didonasikan ke pihak lain, menanam pohon menjadi sedekah  kalian untuk setiap buah yang dimakan manusia, maupun binatang. Menanam pohon juga melestarikan kehidupan dengan menjamin kelangsungan ketersediaan oksigen di udara dan terserapnya CO2 dari aktifitas pernafasan dan kehidupan kalian. So keren banget kan investasi ini?

Nah.. mudah-mudahan bisa dapat gambaran dari penjelasanku diatas. Silahkan langsung meluncur ke TKP (geraidinar.com) untuk lebih jelasnya. Investasi itu penting lho.. sebisa mungkin segera alokasikan sekian persen dari gaji sesaat setelah gaji diterima. Jangan menunggu akhir bulan karena pasti tidak ada yang tersisa. Sisihkan diawal dilanjutkan dengan mengatur pengeluaran agar uang yang tersisa cukup. Silahkan mencoba. InsyaAllah akan merasakan banyak manfaat. 





2 komentar:

  1. tolong bagaimana hasil investasinya di igrow, mohon nasukannya

    BalasHapus
  2. Saya juga tertarik dengan iGrow, sudah ada beberapa proyek yg saya danai disana

    BalasHapus