Jumat, 15 Desember 2017

Melatih Kemandirian Anak Day 6

Ngebutt nih ceritanya. Lanjut cerita apa lagi ya?  Cerita perkembangan bahasanya Husna saja deh.. Alhamdulillah Husna (1y2m) sedang pesat-pesatnya kosakata yang bisa diucapkan dan diingat. Awalnya Husna hanya bisa mengucap mamam,  cak untuk cicak,  dan nen.  Sekarang sudah ada tambahan beberapa kata dengan pelafalan yang jelas.

Awalnya iseng-iseng menekankan kata terakhir setiap bicara dengannya.  Waktu itu saya bilang "Husna anak kecil ga boleh main Hp" dengan penekanan intonasi di mata Hp sambil menunjukkan Hp ke arahnya.  Eh tiba-tiba spontan Husna mengikuti kata saya "Hape" katanya.Saya langsung menghambur ke arahnya dan mencium Husna karena kelucuannya. 

Berawal dari kejadian itu,  sedikit demi sedikit bertambah kosakatanya.  Sekarang sudah bisa mengucap nenen dengan jelas,  mamam,  minyum untuk minum, obat, bo untuk bobo, dajah untuk gajah, ayam(paling jelas), cak untuk cicak, hap hap, meong untuk kucing. Ummi, Abi, Nena kadang nenek untuk neneknya, 'tok' untuk atok,  manggil nama temannya 'afa' untuk rafa, sudah bisa mengikuti suku kata terakhir dari kalimat lagu yang saya nyanyikan. Yang sudah dinggatnya lagu balonku ada lima atau cicak-cicak didinding. Kadang bersenandung Baa Baa saat dia minta dinyanyikan lagu Baa Baa Black Sheep. 

Alhamdulillah nikmat Tuhan mana yang kau dustakan.  Subhanallah..Saya jadi mengingat nabi Adam A.S yang diajarkan oleh Allah nama-nama benda di Surga sesaat setelah diciptakan. Begitu pulalah pertama kali manusia belajar berbicara dengan mengenal nama-nama benda terlebih dahulu.

Berbicara saat memerlukan sesuatu juga salah satu bentuk kemandirian anak kan? Dengan kemampuan berbicara setidaknya dia bisa secara mandiri (tanpa bantuan dan menangis) mengemukakan apa yang dibutuhkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar